Selasa, 02 Januari 2018

Tempra, Andalan di Saat Demam



Demam adalah meningkatnya suhu tubuh melebihi batas normal. Peningkatan suhu ini adalah usaha tubuh melawan kuman dan bakteri. Demam dapat juga terjadi karena infeksi yang menyerang tubuh. Demam yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kejang. Anak yang terlalu sering demam tinggi beresiko terkena ayan ketika dewasa nanti.

Foto by Google

Di zaman dulu para orangtua menggunakan obat alami untuk menurunkan panas si kecil. Dengan memborehkan minyak kelapa, minyak telon atau minyak kayu putih yang dicampur dengan bawang merah. Namun kolaborasi bawang merah dengan minyak telon atau minyak kayu putih hanya bersifat menghangatkan saja. Padahal suhu panas pada tubuh yang sedang demam harus segera diturunkan. Apalagi bau dari bawang putih menambah rasa tidak nyaman pada anak.


Penyebab dan gejala Demam

Bermacam-macam penyebab demam. Salah satunya adalah upaya tubuh untuk melawan kuman penyakit yang masuk ke dalam tubuh. Demam juga dapat terjadi pada saat si kecil tumbuh gigi, infeksi virus, ataupun gejala demam berdarah. Vaksinasi juga beresiko menyebabkan demam. Karena vaksinasi adalah memasukkan bakteri yang telah dilemahkan ke dalam tubuh, maka tubuh akan bereaksi melawan bakteri tersebut sehingga menyebabkan demam.

Gejala-gejala dari demam biasanya diawali dengan rewelnya si kecil. Ini dikarenakan ia mulai merasakan ada yang tidak nyaman dengan tubuhnya, berkeringat dingin, menggigil, radang tenggorokan, dan kehilangan nafsu makan juga keceriaannya.

Pertolongan pertama saat demam

Tidak perlu panik saat anak demam. Kepanikan sang ibu ini justru akan berpengaruh terhadap kondisi anak. Cek suhu tubuh anak dengan termometer secara berkala. Jangan menggunakan rabaan tangan karena tidak akurat. Jika suhu tubuh 37 derajat celcius, maka segera kompres untuk menurunkan suhu tubuhnya. Sebaiknya kompres menggunakan air hangat kuku, karena air hangat dapat membuka pori-pori kulit sehingga panas dalam tubuh dapat segera keluar. Ini disebut dengan terapi thermoregulasi.

Foto by Google


Saat kompres dengan air hangat, maka berikan anak air minum yang banyak untuk mencegah dehidrasi. Oralit dapat digunakan dalam keadaan demam tinggi untuk menggantikan cairan tubuh yang menguap bersama panas. Selain kompres, ibu juga dapat menyeka tubuh si kecil dengan menggunakan air hangat kuku. Hal ini akan mebuat si kecil merasa nyaman.
Foto by Google

Namun bila demam tidak mereda atau justru meningkat, maka saat itulah obat penurun panas diperlukan. Penting sekali memiliki obat penurun panas didalam rumah. Analgetik-Antipyretik tidak hanya dapat digunakan dalam keadaan demam, tapi juga untuk nyeri tumbuh gigi. Juga pegal-pegal yang sering sekali di alami anak-anak karena proses tulang yang sedang bertumbuh.

Parasetamol

Parasetamol adalah pilihan terbaik untuk demam anak. Tidak menyebabkan perih di lambung. Parasetamol aman jika digunakan sesuai dosis yang dianjurkan. Tidak seperti analgetik lainya yang dapat menyebabkan gangguan lambung, parasetamol justru dapat diberikan sebelum makan. Dosis parasetamol adalah 3 kali sehari. Namun untuk demam yang cukup tinggi, penggunaannya dapat diulang setiap 4 jam sekali

Selalu Sediakan Tempra di Rumah

Demam pada anak dapat menyerang kapan saja. Karena itu para ibu sebaiknya menyediakan obat penurun panas di dalam rumah. Tempra Syrup adalah salah satu andalah untuk menghilangkan demam. Terdiri dari Tempra Drop, Tempra Syrup dan Tempra Forte.

Tempra Drop ; Digunakan untuk bayi usia 0-12 bulan. Mengandung Paracetamol 80 mg tiap 0,8 ml. Dosis dapat dilihat di leaflet ataupun disesuaikan dengan berat badan bayi. Parasetamol memiiliki dosis terapeutik 10-15 miligram per kilogram berat badan.

Tempra  Syrup ; Mengandung paracetamol 160 miligram per sendok obat. Dosis ini lebih tinggi dibanding sediaan parasetamol syrup lainnya. Dengan rasa anggur yang manis, parasetamol syrup dapat digunakan untuk anak usia 1 sampai 6 tahun. Gunakan gelas takar yang terdapat di dalam kemasan, agar dosis terapeutiknya dapat tercapai.

Tempra Forte Syrup ; Rasa jeruknya menyegarkan mulut yang terasa pahit akibat demam. Tempra forte dapat digunakan untuk anak-anak usia enam tahun ke atas.

Jika dalam dua hari demam masih berlanjut maka segera konsultasikan dengan dokter. Penggunaan parasetamol secara berlebih dan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kerusakan hati.


 Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Tempra.


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar