Rabu, 11 November 2015

Cerita Pendek

Foto by Google





Cerpen adalah karangan fiktif yang menceritakan kisah hidup seseorang secara ringkas dan hanya berfokus pada satu tokoh saja. Panjangnya antara 500 hingga 10.000 kata. Cerpen lebih pendek dari novel, hanya memiliki satu alur, dan habis dibaca sekali duduk. Mengangkat satu atau beberapa peristiwa dalam hidup. Padat dan langsung pada tujuannya. Konflik yang didapat tidak sampai menimbulkan perubahan nasib tokoh utama. Penokohan dilukiskan secara singkat. Ide cerita berasal dari kehidupan sehari-hari (pengalaman pribadi atau orang lain).  pemakaian kata dan penokohohan dibuat secara sederhana, tidak mendalam, dan singkat.


UNSUR-UNSUR CERPEN

Unsur Intrinsik Cerpen, yaitu bagian yang berasal dari karya itu sendiri.

1. Tema, gagasan pokok sebuah cerita
Disebut juga ide cerita. Bisa berupa cinta, keluarga, persahabatan,

2. Alur (plot), disebut juga jalan cerita.

  • Alur maju : Peristiwa dikisahkan sesuai dengan urutan waktu kejadian. Cerita bergerak maju. Urutannya ; Perkenalan > muncul konflik > klimaks > penurunan konfliks > penyelesaian
  • Alur mundur : urutan susunan peristiwa tidak sesuai dengan urutan waktu kejadian. Cerita bergerak mundur (flashback).
  • Alur campuran : campuran antara alur maju dan alur mundur.


3. Setting atau latar
Berkaitan dengan tempat (misal; sekolah, pasar, kantor), waktu (pagi, siang, sore, malam), suasana dalam cerita (sedih, romantis, gembira)

4. Tokoh
Protagonis (tokoh utama, cenderung berwatak baik dan menarik simpati pembaca), antagonis (lawan tokoh utama), tritagonis (tokoh netral, pendamai antara tokoh utama dan lawannya. Bisa berada dipihak protagonis ataupun di kubu antagonis), tokoh pendukung cerita, figuran

5. Perwatakan

Metode perwatakan :
  • Secara langsung, misal langsung disebut 'judes', 'penakut', 'pemalu', 'keras kepala'.
  • Secara tidak langsung. Ditunjukkan melalui dialog, reaksi dari tokoh lain, dan atau penggambaran fisik dari si tokoh


6. Sudut pandang (Point Of View)
  • POV 1, terdiri dari POV 1 tunggal (aku, saya), dan POV 1 jamak (kami)
  • POV2, menggunakan kata ganti 'kau'
  • POV3, menggunakan kata ganti 'ia', 'mereka'. Atau menyebut nama tokoh
  • Multi POV, terdiri dari campuran POV 1 (jamak maupun tunggal), POV 2, dan POV 3

.
7. Amanat atau Pesan Cerita

Pesan yang ingin disampaikan pengarang lewat karyanya.  Berupa harapan, nasehat, ataupun kritik. Sebaiknya pesan disampaikan secara tersirat sehingga pembaca tidak merasa digurui.


Unsur Ekstrinsik

Yaitu unsur yang berada di luar karya sastra yang secara tidak langsung mempengaruhi karya sastra itu sendiri.
  1. Nilai-nilai dalam cerita
  2. Latar belakang kehidupan pengarang
  3. Situasi sosial ketika naskah diciptakan


*Dari berbagai sumber

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar